Pemerintah Kota Palangka Raya kembali menggelar Operasi Pasar Murah (OPM) sebagai upaya membantu masyarakat menghadapi fluktuasi harga kebutuhan pokok sekaligus menjaga daya beli warga.
Melalui kegiatan yang dilaksanakan Dinas Perdagangan, Koperasi, Usaha Kecil, Menengah dan Perindustrian (DPKUKMP), sebanyak 4.935 paket sembako disiapkan untuk disalurkan kepada masyarakat di delapan kelurahan.
Paket sembako tersebut dijual dengan harga subsidi sebesar Rp100 ribu per paket, jauh lebih rendah dibandingkan harga pasar. Setiap paket berisi beras premium 5 kilogram, gula pasir 1 kilogram, dan minyak goreng 2 liter.
Plt Kepala DPKUKMP Kota Palangka Raya, Samsul Rizal melalui Pengawas Perdagangan Koordinator Bahan Pokok dan Barang Penting, Nina Kristina, mengatakan pelaksanaan pasar murah dilakukan secara terarah dengan mempertimbangkan wilayah-wilayah yang membutuhkan intervensi harga pangan.
“Pemerintah kota telah memetakan wilayah-wilayah prioritas agar intervensi harga pangan ini tepat sasaran. Pasar murah kali ini secara khusus ditujukan ke 8 kelurahan dengan total paket 4.935,” kata Nina, Selasa (9/6/2026).
Menurutnya, kegiatan tersebut merupakan salah satu langkah pemerintah daerah dalam menjaga stabilitas ekonomi masyarakat, khususnya kelompok rentan yang terdampak kenaikan harga kebutuhan pokok.
Selain membantu memenuhi kebutuhan pangan rumah tangga, operasi pasar murah juga diharapkan mampu menjaga daya beli masyarakat serta mendukung pengendalian inflasi daerah.
Dengan tersedianya bahan pokok dengan harga yang lebih terjangkau, masyarakat memiliki alternatif untuk memperoleh kebutuhan sehari-hari tanpa harus terbebani lonjakan harga di pasaran.
“Isi paket sembako yang ditebus dengan harga Rp100 ribu ini terdiri atas beras premium 5 kilogram, gula pasir 1 kilogram dan minyak goreng 2 liter,” ujar Nina.
Program pasar murah menjadi salah satu bentuk intervensi pemerintah dalam menjaga ketersediaan dan keterjangkauan bahan pokok di tengah dinamika harga yang terjadi di pasar.
Melalui kegiatan tersebut, Pemko Palangka Raya berharap kebutuhan masyarakat dapat tetap terpenuhi sekaligus menjaga stabilitas ekonomi daerah secara berkelanjutan. (red)
*Editor : Yandi Novia
Seluruh konten situs ini menggunakan lisensi Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International, kecuali ada keterangan berbeda.
