Pemko Palangka Raya Perkuat Kemitraan untuk Percepat Eliminasi AIDS, Tuberkulosis dan Malaria

Pemerintah Kota Palangka Raya mendorong kolaborasi lintas sektor guna mendukung target eliminasi AIDS, Tuberkulosis, dan Malaria pada 2030.
by Juni 18, 2026
1 min read
pemko adakan pertemuan |
Wakil Wali Kota Palangka Raya, Achmad Zaini, berfoto bersama peserta usai membuka pertemuan penguatan forum kemitraan Pencegahan dan Penanggulangan AIDS, Tuberkulosis, dan Malaria (ATM) Tahun 2026 di Aula Rahan Pumpung Kapakat, Kantor Bapperida Kota Palangka Raya, Rabu (17/6/2026). MC Palangka Raya

Pemerintah Kota Palangka Raya menggelar pertemuan penguatan forum kemitraan untuk Pencegahan dan Penanggulangan AIDS, Tuberkulosis, dan Malaria (ATM) Tahun 2026 di Aula Rahan Pumpung Kapakat, Kantor Bapperida Kota Palangka Raya, Rabu (17/6/2026).

Kegiatan yang dibuka Wakil Wali Kota Palangka Raya, Achmad Zaini, tersebut diikuti perangkat daerah terkait, tenaga kesehatan, serta berbagai pemangku kepentingan yang terlibat dalam upaya pencegahan dan penanggulangan penyakit menular di Kota Palangka Raya.

Dalam sambutannya, Zaini menegaskan bahwa forum kemitraan memiliki peran penting dalam mendukung program prioritas nasional, khususnya percepatan eliminasi AIDS, Tuberkulosis, dan Malaria yang hingga kini masih menjadi tantangan kesehatan masyarakat.

“Saat ini kita sedang bergerak serentak untuk menyukseskan program prioritas nasional dalam percepatan eliminasi ATM. Karena itu, penguatan kemitraan dan kolaborasi lintas sektor menjadi langkah penting yang harus terus dilakukan,” ujarnya.

Menurut Zaini, Pemerintah Kota Palangka Raya berkomitmen mengambil peran aktif dalam mendukung target eliminasi ketiga penyakit tersebut melalui penguatan sistem kesehatan berbasis masyarakat.

Upaya tersebut dilakukan dengan memperluas akses layanan kesehatan, meningkatkan edukasi kepada masyarakat, serta mendorong pemberdayaan masyarakat hingga ke tingkat kelurahan dan lingkungan.

Ia menjelaskan, tantangan dalam penanggulangan AIDS, Tuberkulosis, dan Malaria tidak hanya berkaitan dengan aspek kesehatan, tetapi juga dipengaruhi berbagai faktor lain seperti kondisi sosial, ekonomi, lingkungan, infrastruktur, hingga pola hidup masyarakat.

Karena itu, keberhasilan program eliminasi tidak dapat dibebankan kepada sektor kesehatan semata, melainkan memerlukan dukungan dan keterlibatan seluruh pemangku kepentingan.

“Upaya pencegahan dan pengendalian AIDS, Tuberkulosis, dan Malaria tidak akan berjalan optimal apabila hanya dibebankan kepada Dinas Kesehatan. Persoalan ini sangat erat kaitannya dengan berbagai aspek kehidupan masyarakat sehingga membutuhkan sinergi dan kolaborasi lintas sektor,” katanya.

Zaini menambahkan, pemerintah pusat telah menyiapkan berbagai regulasi dan kebijakan sebagai landasan percepatan eliminasi ATM. Oleh sebab itu, pemerintah daerah bersama seluruh mitra diharapkan mampu memperkuat koordinasi dan menyelaraskan program kerja agar target nasional dapat tercapai.

Melalui forum tersebut, Pemerintah Kota Palangka Raya berharap lahir berbagai kesepakatan, rencana aksi yang terukur, serta komitmen bersama yang dapat diimplementasikan secara berkelanjutan.

“Saya berharap pertemuan ini mampu menghasilkan langkah-langkah nyata yang dapat diimplementasikan secara berkelanjutan. Mari kita jadikan forum ini sebagai batu loncatan yang kuat untuk mencapai target besar eliminasi ATM secara total pada 2030 di Bumi Tambun Bungai, Bumi Pancasila yang kita cintai,” tutupnya. (red)

*Editor : Yandi Novia
Seluruh konten situs ini menggunakan lisensi Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International, kecuali ada keterangan berbeda.

Go toTop

Baca Juga