Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Maman Abdurrahman menegaskan komitmen pemerintah dalam mengoptimalkan pelayanan serta pelindungan bagi pelaku UMKM di Papua. Menurutnya, penguatan itu menjadi bagian penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi nasional.
“Demi tumbuh kembangnya UMKM di Tanah Papua, mari kita saling mendoakan, mendukung, dan membesarkan. Kesuksesan Papua adalah kesuksesan bangsa Indonesia,” ujar Maman saat memberi sambutan dalam Festival Kemudahan dan Pelindungan Usaha Mikro di Jayapura, Rabu (12/11/25).
Menteri Maman mengungkapkan, melalui program kemudahan dan pelindungan usaha mikro, capaian perizinan dan sertifikasi UMKM meningkat hingga 300 persen dalam satu tahun terakhir.
Ia menegaskan pemerintah terus memfasilitasi sertifikasi dan perizinan UMKM di seluruh Indonesia agar pelaku usaha semakin berdaya saing dan terhubung dengan rantai pasok nasional.
“Kami berkomitmen memastikan UMKM mendapatkan akses perizinan dan sertifikasi yang mudah agar mampu berkembang dan naik kelas,” katanya.
Maman menambahkan, perhatian terhadap UMKM merupakan wujud nyata kepedulian pemerintah di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto, mengingat UMKM menjadi tulang punggung perekonomian nasional.
Selain itu, ia mendorong pemerintah daerah di Papua untuk lebih aktif dalam pengembangan UMKM, termasuk dalam pengusulan calon debitur Kredit Usaha Rakyat (KUR).
“Saya mengimbau pemerintah provinsi dan kabupaten/kota agar lebih aktif mengusulkan debitur KUR yang kompeten. Saya optimistis Papua bisa melampaui capaian tahun ini,” ujarnya.
Hingga Oktober 2025, penyaluran KUR di Provinsi Papua tercatat mencapai Rp1,75 triliun dengan total 23.955 debitur.
Sementara itu, Wakil Gubernur Papua Aryoko Rumaropen menyampaikan apresiasi kepada pemerintah pusat atas dukungan terhadap pengembangan UMKM di Papua melalui sinergi BUMN, perbankan, dan sektor swasta.
“Antusiasme pelaku UMKM sangat tinggi ketika mengetahui adanya dukungan nyata dari pemerintah. Kami berharap UMKM di Papua terus tumbuh dan memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat,” ujar Aryoko.
Pemerintah berharap melalui sinergi antara pemerintah pusat, daerah, perbankan, dan sektor swasta, pelaku UMKM di Papua dapat semakin berkembang, berdaya saing, serta berkontribusi nyata terhadap pertumbuhan ekonomi daerah dan nasional.
Dengan dukungan kebijakan, kemudahan akses pembiayaan, serta peningkatan kapasitas usaha, UMKM di Papua diharapkan mampu naik kelas dan menjadi penggerak utama perekonomian masyarakat setempat. (Ahaf)
*Editor : Yoan Pramoga
Seluruh konten situs ini menggunakan lisensi Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International, kecuali ada keterangan berbeda.
