Puskesmas Kalampangan Gratiskan Skrining HPV DNA untuk Deteksi Dini Kanker Serviks

Layanan pemeriksaan digelar selama Mei 2026 di sejumlah posyandu untuk membantu perempuan mendeteksi risiko kanker leher rahim sejak dini.
by Mei 8, 2026
1 min read
Puskesmas Kalampangan Gratiskan Skrining HPV DNA |

Perempuan di wilayah kerja UPTD Puskesmas Kalampangan kini dapat memanfaatkan layanan pemeriksaan HPV DNA secara gratis sebagai upaya deteksi dini kanker leher rahim atau kanker serviks. Program tersebut diharapkan mampu meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya pemeriksaan kesehatan reproduksi sebelum penyakit berkembang ke stadium lanjut.

Layanan skrining dilaksanakan sepanjang Mei 2026 di sejumlah posyandu yang berada di wilayah kerja UPTD Puskesmas Kalampangan, Kota Palangka Raya.

Kepala UPTD Puskesmas Kalampangan, Komala Dewi, mengatakan deteksi dini menjadi langkah penting dalam menekan risiko kanker serviks karena penyakit tersebut dapat dicegah dan ditangani lebih efektif apabila ditemukan sejak tahap awal.

“Deteksi dini sangat penting karena kanker leher rahim dapat dicegah dan ditangani lebih cepat apabila diketahui sejak awal. Melalui pemeriksaan HPV DNA ini, masyarakat dapat mengetahui risiko secara lebih akurat sehingga penanganan dapat dilakukan lebih dini,” ujarnya, Kamis (7/5/2026).

Menurut Komala, pemeriksaan HPV DNA merupakan metode skrining yang mampu mendeteksi infeksi Human Papillomavirus (HPV), yaitu virus yang menjadi penyebab utama kanker serviks. Teknologi ini dinilai memiliki tingkat akurasi yang tinggi sehingga dapat membantu tenaga kesehatan menentukan langkah penanganan lebih cepat apabila ditemukan risiko.

Program tersebut juga menjadi bagian dari upaya Puskesmas Kalampangan dalam memperluas layanan kesehatan perempuan sekaligus mendukung program pemerintah untuk menurunkan angka kasus kanker serviks melalui deteksi dini.

Komala menegaskan bahwa seluruh layanan pemeriksaan diberikan tanpa dipungut biaya, sehingga masyarakat yang memenuhi syarat diharapkan memanfaatkan kesempatan tersebut.

“Pemeriksaan ini diberikan secara gratis tanpa dipungut biaya apa pun. Kami berharap masyarakat, khususnya perempuan yang memenuhi syarat pemeriksaan, dapat memanfaatkan kesempatan ini dengan sebaik-baiknya,” katanya.

Ia mengimbau masyarakat agar tidak menunda pemeriksaan kesehatan reproduksi karena deteksi dini memberikan peluang penanganan yang lebih cepat dan meningkatkan kemungkinan keberhasilan pengobatan.

“Semakin cepat dilakukan deteksi dini, maka peluang kesembuhan juga akan semakin besar. Kami mengajak masyarakat untuk tidak takut melakukan pemeriksaan demi kesehatan yang lebih baik,” tutupnya. (red/yn)

*Editor : Yandi Novia
Seluruh konten situs ini menggunakan lisensi Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International, kecuali ada keterangan berbeda.

Go toTop

Baca Juga