Bambang Purwanto Dukung BOBIBOS, Dinilai Bisa Tingkatkan Pendapatan Petani dan Tarik Minat Anak Muda

Bahan bakar BOBIBOS diklaim mampu mengurangi emisi hingga mendekati nol dan memiliki Research Octane Number (RON) mendekati 98.
by November 15, 2025
1 min read
Anggota Komisi IV DPR RI Fraksi Partai Demokrat, Bambang Purwanto. FPD-DPR.COM/YOAN PRAMOGA

Anggota Komisi IV DPR RI Fraksi Partai Demokrat, Bambang Purwanto, menyambut positif hasil penelitian yang menghasilkan Bahan Bakar Original Buatan Indonesia (BOBIBOS) berbahan baku jerami padi.

Bambang menilai, kehadiran BOBIBOS yang berasal dari limbah sisa panen padi dapat mendorong semangat petani untuk meningkatkan produksi padi.

“Ditemukannya bahan bakar baru yang ramah lingkungan dari jerami tentu sangat menarik, karena bisa sekaligus mendorong gairah petani untuk memproduksi padi,” ujar Bambang di Jakarta, Sabtu (15/11/2025).

Ia menyebut, pemanfaatan jerami sebagai bahan bakar akan memberikan nilai tambah bagi petani. Selain hasil panen utama, limbah jerami kini juga memiliki nilai ekonomi.

Tak hanya itu, Bambang menilai BOBIBOS berpotensi menarik minat generasi muda untuk terjun ke sektor pertanian.

“Jeraminya bisa menjadi bahan baku BOBIBOS. Ini tentu mendorong gairah petani, memperkuat ketahanan pangan, sekaligus menarik minat generasi muda untuk bertani,” jelasnya.

Lebih lanjut, Legislator Kalimantan Tengah ini menegaskan kehadiran BOBIBOS sejalan dengan Asta Cita Presiden Prabowo Subianto, khususnya dalam prioritas ketahanan pangan dan ketahanan energi menuju Indonesia mandiri.

Menurutnya, pemerintah perlu hadir memberikan kemudahan perizinan agar inovasi serupa bisa terus berkembang.

“Jangan sampai ada temuan baru yang justru tidak difasilitasi, bahkan berujung kriminalisasi. Itu bisa membunuh kreativitas anak bangsa,” tegasnya.

Diketahui, BOBIBOS tengah ramai diperbincangkan publik. Bahan bakar ini diklaim mampu mengurangi emisi hingga mendekati nol dan memiliki Research Octane Number (RON) mendekati 98.

BOBIBOS merupakan singkatan dari Bahan Bakar Original Buatan Indonesia, Bos!, yang berbahan baku jerami padi, limbah pertanian yang selama ini kerap terbuang. Bahan bakar tersebut telah diluncurkan di Bogor pada pekan lalu.

Meski demikian, pengolahan jerami menjadi bahan bakar bukanlah hal baru. Sejumlah penelitian internasional sebelumnya telah mengkaji pemanfaatan jerami dan limbah tanaman menjadi bahan bakar alternatif.

Salah satunya dilaporkan laman BioCycle pada 2005, yang menyebutkan kemajuan bioteknologi memungkinkan jerami dan limbah tanaman diolah menjadi etanol selulosa atau disebut sebagai “emas hijau”. (Ahaf)

*Editor : Yoan Pramoga
Seluruh konten situs ini menggunakan lisensi Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International, kecuali ada keterangan berbeda.

Baca Juga