Anggota DPD RI, Agustin Teras Narang, menilai informasi yang disampaikan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia terkait rencana hilirisasi pasir kuarsa dan alumina sangat penting bagi pembangunan Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng).
“Solar panel memanfaatkan potensi pasir kuarsa. Selain itu, pengolahan alumina juga akan dilaksanakan di Kalteng,” ujar Teras di Palangka Raya, Senin (1/12/25).
Menurut senator asal Kalteng tersebut, rencana hilirisasi sumber daya alam langsung di daerah merupakan peluang besar yang perlu disiapkan secara matang.
Berdasarkan pemberitaan media, proyek strategis tersebut ditargetkan segera merampungkan studi kelayakan dan direncanakan melakukan peletakan batu pertama dalam dua tahun ke depan.
Teras menyebut, hilirisasi pasir kuarsa dan alumina diyakini mampu menciptakan sumber pertumbuhan ekonomi baru, menyerap tenaga kerja, serta memberikan efek berganda bagi perekonomian daerah.
“Pernyataan Menteri Bahlil yang juga Ketua Satgas Hilirisasi saat berkunjung ke Kalteng merupakan kabar baik yang berpotensi memberi dampak positif bagi pembangunan daerah,” katanya.
Mantan Gubernur Kalteng periode 2005–2015 itu mengajak pemerintah daerah bersama perguruan tinggi di Kalteng untuk segera berkolaborasi menyiapkan peta jalan dua proyek strategis tersebut.
Ia juga menekankan pentingnya kesiapan lokasi dan sosialisasi yang baik agar proyek mendapat dukungan serta melibatkan masyarakat secara optimal.
Selain itu, Teras mengingatkan perlunya menyiapkan sumber daya manusia lokal agar kebutuhan tenaga kerja pada proyek hilirisasi dapat dipenuhi, khususnya oleh generasi muda Kalteng.
“Harapannya, sebesar-besarnya manfaat kekayaan alam Kalteng dapat dirasakan terlebih dahulu oleh daerah dan masyarakat setempat,” pungkasnya. (Ahaf)
*Editor : Yoan Pramoga
Seluruh konten situs ini menggunakan lisensi Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International, kecuali ada keterangan berbeda.
