Harapan pada anak.
Sering kali kita kecewa pada anak
bukan karena ia kurang mampu,
tapi karena ia tidak sesuai harapan kita.
Padahal setiap anak lahir
dengan kelebihan dan jalannya masing-masing.
Tugas orang tua bukan menanamkan ambisi,
melainkan memenuhi kebutuhan dasarnya.
Mendampingi sesuai tahap perkembangannya.
Menjadi tanah yang subur,
bukan cetakan yang memaksa bentuk.
Karena anak tidak diciptakan
untuk memenuhi mimpi orang tuanya.
Ia hadir untuk menjadi dirinya sendiri.
“Kurangi harapan, perbanyak pendampingan.”
Keterangan Konten
Konten ini dipublikasikan dalam kategori Keayahan, edisi khusus yang mengulas peran, keterlibatan, dan kehadiran ayah dalam pengasuhan serta perkembangan anak. Rubrik ini diasuh oleh Rizqi Tajuddin.
Video yang ditayangkan merupakan publikasi ulang dari YouTube Shorts milik Rizqi Tajuddin dan telah mendapatkan izin untuk dipublikasikan kembali. Kehadiran konten ini bertujuan mempermudah para ayah mendapatkan literasi tentang peran sebagai ayah dan pengasuhan dalam keluarga.
