Inflasi 4,61 Persen, Pemko Palangka Raya Genjot Gerakan Pangan Murah

Palangka Raya menjelang hari besar keagamaan. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik, inflasi year-on-year Kota Palangka Raya pada Januari 2026 mencapai 4,61 persen, pasar murah ini dihadirkan untuk membantu masyarakat mendapatkan bahan pangan dengan harga lebih rendah, khususnya selama Ramadan dan menjelang Idulfitri 1447 Hijriah.
by Februari 19, 2026
1 min read
Wali Kota Palangka Raya, Fairid Naparin saat menghadiri kegiatan Semarak Rupiah Ramadan dan Berkah Idulfitri (Serambi) yang dirangkaikan dengan Gerakan Pangan Murah (GPM) di Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kalimantan Tengah, Kamis (19/2/2026). MC PKY/YOAN PRAMOGA

Wali Kota Palangka Raya, Fairid Naparin menghadiri kegiatan Semarak Rupiah Ramadan dan Berkah Idulfitri (Serambi) yang dirangkaikan dengan Gerakan Pangan Murah (GPM) di Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kalimantan Tengah, Kamis (19/2/2026).

Dalam sambutannya, Fairid mengatakan peningkatan permintaan bahan pokok menjelang Ramadan dan Idulfitri memicu kenaikan harga dan memberi tekanan pada daya beli masyarakat.

“Momentum ini perlu kita antisipasi bersama. Melalui program Serambi dan Gerakan Pangan Murah, pemerintah melakukan intervensi pasar untuk memastikan ketersediaan pasokan dan harga tetap terjangkau,” ujarnya.

Ia menyebut, pelaksanaan GPM menjadi langkah strategis untuk merespons kenaikan inflasi di Kota Palangka Raya menjelang hari besar keagamaan. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik, inflasi year-on-year (y-on-y) Kota Palangka Raya pada Januari 2026 mencapai 4,61 persen, tertinggi di Provinsi Kalimantan Tengah.

Menurut Fairid, pasar murah ini dihadirkan untuk membantu masyarakat mendapatkan bahan pangan dengan harga lebih rendah, khususnya selama Ramadan dan menjelang Idulfitri 1447 Hijriah.

“Tujuan utamanya memberi akses kepada masyarakat untuk memperoleh kebutuhan pokok dengan harga lebih murah,” katanya.

Ia menegaskan, pengendalian inflasi membutuhkan sinergi semua pihak, mulai dari pemerintah, distributor hingga pedagang.

“Saya mengajak distributor dan pedagang menjaga kewajaran harga. Mari saling membantu agar keberkahan Ramadan dirasakan seluruh masyarakat,” pungkasnya.

Program Serambi dan Gerakan Pangan Murah diharapkan mampu menekan laju inflasi serta menjaga stabilitas ekonomi daerah selama Ramadan. (Ahaf)

*Editor : Yoan Pramoga
Seluruh konten situs ini menggunakan lisensi Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International, kecuali ada keterangan berbeda.

Baca Juga