Achmad Zaini Minta TPID Perkuat Kerja Sama Antar Daerah Kendalikan Inflasi

Pasokan cabai dan komoditas hortikultura dari Kabupaten Karo diharapkan menjaga stabilitas harga pangan di Kota Palangka Raya.
by Juni 30, 2026
1 min read
Kendalikan Inflasi |

Wakil Wali Kota Palangka Raya, Achmad Zaini, meminta Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) bersama perangkat daerah terkait memperkuat implementasi Kerja Sama Antar Daerah (KAD) sebagai langkah menjaga stabilitas pasokan pangan sekaligus mengendalikan inflasi.

Arahan tersebut disampaikan Achmad saat menghadiri kegiatan Penguatan Kerja Sama Antar Daerah di Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kalimantan Tengah, Senin (29/6/2026).

Menurutnya, kerja sama antardaerah menjadi strategi yang adaptif dalam menjawab tantangan distribusi pangan, terutama bagi Kota Palangka Raya yang masih bergantung pada pasokan komoditas dari daerah penghasil.

“Kota Palangka Raya sebagai pusat pelayanan dan aktivitas ekonomi di wilayah Kalimantan Tengah memiliki daya beli masyarakat yang tinggi. Karena itu, menjaga stabilitas pasokan dan harga bahan kebutuhan pokok menjadi prioritas utama pemerintah daerah,” ujarnya.

Achmad menjelaskan, cabai rawit dan cabai merah merupakan komoditas yang kerap memicu inflasi akibat fluktuasi harga yang dipengaruhi distribusi dan logistik. Karena itu, kerja sama dengan Kabupaten Karo sebagai salah satu sentra hortikultura nasional dinilai menjadi langkah strategis untuk memperkuat pasokan cabai dan sayuran ke Kota Palangka Raya.

Dengan distribusi yang lebih efisien, harga komoditas di tingkat konsumen diharapkan lebih stabil sekaligus memperkuat ketahanan pangan daerah.

“Penguatan kerja sama ini bukan sekadar seremonial, tetapi menjadi instrumen strategis untuk pengendalian inflasi, memperkuat ketahanan pangan, sekaligus meningkatkan konektivitas perdagangan antardaerah,” tegasnya.

Sebagai tindak lanjut, Achmad menginstruksikan TPID, Dinas Perdagangan, Koperasi, UKM dan Perindustrian, serta Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kota Palangka Raya untuk segera menerjemahkan kerja sama tersebut ke dalam langkah-langkah teknis, termasuk memastikan distribusi komoditas berjalan efektif hingga ke pasar-pasar tradisional.

Ia berharap sinergi antara Pemerintah Kota Palangka Raya dan Pemerintah Kabupaten Karo tidak hanya menjaga stabilitas harga pangan, tetapi juga memberikan manfaat bagi petani, pelaku usaha, dan masyarakat sebagai konsumen.

“Kita ingin membuktikan bahwa jarak geografis bukan menjadi hambatan, tetapi menjadi jembatan kolaborasi untuk memperkuat ketahanan pangan nasional yang mandiri dan tangguh,” pungkasnya. (red/yn)

*Editor : Yandi Novia
Seluruh konten situs ini menggunakan lisensi Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International, kecuali ada keterangan berbeda.

Go toTop

Baca Juga